2020

Tahun baru 2020 lalu ada event perkemahan di sekolahan gue. Itu udah jadi kegiatan rutin tahunan dan semua itu disiapkan oleh panitia. Biasanya dari anak DA (Dewan Ambalan) dan dibantu MPK dan OSIS.

Itu bakal jadi salah satu momen yang sangat penting dan tidak terlupakan oleh gue karena gue belajar banyak dari kegiatan itu. Belajar jadi orang yang nggak buru-buru ketika melakukan sesuatu, belajar menempati janji, dan yang pasti bersyukur.

Salah satu kejadian yang waktu itu gue ingat adalah ketika pagi itu tepat tanggal 1 Januari 2020, awalnya semua berjalan lancar. Waktu itu gue di lapangan sama anak-anak lainnya juga. Kita senam pagi sama-sama. Sebelum dimulai salah seorang teman gue datang dan panggil gue “Surr Pak Mad datang tuh?” Suara pelannya. “Oke, terimakasih udah beri tahu” jawab gue singkat.

Dari situ gue lari, hari itu gue sangat bersemangat hahaha. Gue sebenarnya lari karena biar cepet aja sih. Soalnya gue udah janji sama teman-teman untuk memimpin senam lumba-lumba kalau di ingat-ingat gue malu juga. Sedangkan waktu itu jam nya mepet banget jadinya harus cepet. Gue nunggu Pak Mad karena gue tanggung jawab sebagai seksi konsumsi di kegiatan itu.

Setelah gue lari kenceng gue jatuh didepan gerbang yang jalan didepannya menanjak dekat mushola sekolah. Teman-teman gue yang lihat ketawa tapi gue biasa aja sambil mikir “Paling juga bentar lagi sembuh”. Akhirnya gue mikir “Nih kalok gue senam makin parah atau gimana ya bodo dah gue kan udah janji, pasti semua gapapa”. Gue senam sambil nahan sakit.

Kenapa waktu itu gue nggak bilang ke teman-teman kalau sakit. Gue nggak bilang karena gue tahu pasti ada yang bilang “Er gitu aja masa sakit?”. Tapi it’s okay gue bisa mengatasi semuanya walaupun semakin siang jalan gue harus seret kaki kiri.

Tapi selesai kegiatan itu gue langsung pulang karena besoknya harus masuk sekolah. Seneng banget gue karena dapat menyelesaikan semuanya. Besoknya tetap masuk sekolah walaupun mesti seret kaki kiri. Btw gue malamnya tidur sekitar lima menit setelah itu jam 3 pulang ke rumah untuk mandi supaya nggak antre aja disekolah. Rumah gue lumayan dekat lah dengan sekolah. Mungkin itu teguran dari Tuhan karena gue lupa jadi manusia.

THANKS FOR READING!

Leave a Comment